Minggu, 17 Maret 2019

Petis Udang


PETIS UDANG
yoga pramujisunu 14111133107 B-Akuakultur

Petis ini dibuat dari kepala udang, bukan dari udang utuh. Kepala udang ini di giling dan diberi air secukupnya dan diperas. Kaldu yang terkumpul dimasak dalam waktu yang lama hingga mulai pekat baru kemudian ditambahkan gula merah, garam dan beberapa bumbu lain sesuai selera, kemudian dimasak kembali hingga sangat pekat. Hasil perasab pertama menghasilkan petis kualitas super. Hasil perasan kedua menghasilkan petis istimewa. Pada kualitas sedang dan biasa, air kaldu yang encer tidak lagi bisa menghasilkan konsistensi yang pekat sehingga harus dibantu dengan tepung atau pati untuk membentuk petis (Prianto, A., 2008).
Menurut Wahyuningtyas (2013) Petis merupakan produk olahan atau awetan yang termasuk dalam kelompok saus yang menyerupai bubur kental, liat dan elastis, berwarna hitam atau cokelat tergantung pada jenis bahan yang digunakan serta merupakan produk pangan yang mempunyai tekstur setengah padat (Intermediate Moistured Food). Petis yang beredar dipasar memiliki mutu beragam. Perbedaan mutu petis dapat disebabkan oleh perbandingan mutu bahan mentah, bahan pembantu, dan cara pengolahan yang berbeda-beda. Salah satu kualitas mutu petis dapat dilihat berdasarkan kandungan jumlah organismenya.
Petis udang sendiri memiliki beberapa jenis dan kualitas yang berbeda sedangkan petis ikan tidak ada pembedaan  dalam kualitasnya. Petis udang terbagi menjad 4, yaitu petis udang kualitas super , petis udang kualitas istimewa, petis udang kualitas sedang dan petis udang biasa. jenis sedang dan biasanya di campuri dengan bumbu tambahan seperti bawang putih untuk meningkatkan rasa dan flavour, yang dikenal denga petis bawang. Petis dengan kualitas biasa dan rendah memiliki wujud yang tidak terlalu padat di bandingkan dengan petis udang kualitas super dan istimewa. Tekstur seperti ini dikarenakan kandunga tepung atau pati yang membentuk body petis, dan rasanya pun kurang gurih bahkan sedikit terasa seperti abu dikarenakan ada penambaha air abu merang untuk menghitamkan warnanya. Sedangakna petis udang kualitas super dan kualitas istimewa sangat cocok untuk memasak telur bumbu petis, krengseng, campuran pada saus sate dan sambal kecap.
Cara pengolahan :
a. Bersihkan dan cuci udang / sisa-sisa kepala dan kulit udang
b. Rebus dengan air hingga mendidih ( untuk 0,5 kg udang direbus dalam 2 liter air selama 40 – 45% menit )
c. Saring air rebusan tersebut dan beri bumbu-bumbu, seperti : gula dan garam
d. Panaskan kembali hingga mengental dan berbentuk pasta dan tambahkan tepung kedalam adonan untuk mempercepat pengentalan
e. Dinginkan dan masukkan dalam wadah plastik atau botol.
Petis bagi masyarakat Jawa Timur bukanlah bumbu masakan yang asing lagi khususnya bagi masyarakat daerah pesisir utara. Dibalik warnanya yang hitam, petis memiliki cita rasa khas dan kuat yang banyak di sukai orang. Makanan yang menambahkan petis dalam bumbunya saat ini masih mudah untuk dijumpai seperti tahu telur, rujak cingur, tahu campur dan masih banyak makanan lainnya (Rahmawati, 2013).